Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

MOTORplus - Online

| Bagi teman teman diluar kota yang ingin memesan onderdil modifikasi seperti yang ada di halaman rubrik, dapat menghubungi kami melalui kolom komentar dengan meninggalkan nama, nomor handphone yang bisa dihubungi atau sms, atau alamat email. Kami akan segera membalas dan mengkonfirmasi estimasi biaya termasuk biaya pengiriman |
Tampilkan postingan dengan label Suzuki Spin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suzuki Spin. Tampilkan semua postingan

Tematis FALLING IN LOVE

Written By pijar mentariku on Selasa, 19 Juni 2012 | 01.06


SUZUKI SPIN 125 2007

Suzuki Spin 125 milik Bani Abdilah, pantas dinobatkan sebagai juara pertama kelas airbrush grafis di MOTOR Plus Skubek Contezt 2011,(21-22/5) lalu. Pasalnya sarat garis penbrush, berbeda dengan yang ditawarkan rivalnya.

Menurut warga Jl. Kayu Tinggi, Cakung Timur, Jakarta Timur ini, tema airbrush yang jadi konsep modifikasinya konon sang pemilik sedang merasakan jatuh cinta. “Bahasa sononya ‘falling in love’ lah,” canda pria kelahiran 1986 ini.

Benar saja. Seperti layaknya orang sedang kasmaran, apapun yang dilihat akan terasa sangat indah. Seperti cerah nya warna yang diplih juga komposisi pengaturan gambar yang ditorehkan ke sekujur bodi matik berlogo ‘S’ ini.
“Kelihatan cerah bukan cuma dari pemilihan warna yang dominan berani. Juga memaksimalkan glitter ke setiap bagian bodi yang kena semprot, baik dasar maupun garis-garis yang ada pada gambar,” lanjut Bani.

Tanda mewakili pemilik sedang jatuh cinta, ada di beberapa bagian cover bodi, dikasih gambar hati dan coretan kembang serta garis bercorak triball.

Dan kebiasaan setiap orang sedang jatuh cinta, seperti terbang di angkasa. Maka Bani yang percaya Toer Cat Airbrush sebagai eksekutor pun menambah gambar awan ke bagian tertentu.

Lantas biar warna tidak tenggelam, komponen berkelir gelap kena semprot cat cerah. Bisa dilihat crankcase mesin, cover CVT, pelek, teromol hingga cakram.

“Jok pun dibungkus kulit yang warna tidak bikin mati kelir lain. Selain dicustom, paduan warna cream dan kuning dirasa sangat tepat,” aku Bani.
 (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR Drax 50/90-17
Ban belakang : IRC 80/90-17
Cakram depan : Variasi
Cover kipas : Variasi
Knalpot : Custom 
Penulis : KR15 | Teks Editor : Nurfil | Foto : GT


waroengkopikoe
01.06 | 0 komentar

X-Treem untuk Harian

Written By pijar mentariku on Minggu, 24 Oktober 2010 | 21.23

Suzuki Spin125 2009 (Semarang)


Kemauan konsumen sesuai keinginan modikator. Iya, bikin motor modif yang tetap layak untuk harian. Bukan sekadar contezt Itu dibuktikan Raynaldo Handoko pada Suzuki Spin 125 milik Bobby, konsumennya yang tinggal di daerah Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

“Permintaan Bobby memang seperti itu. Ndak hanya semata bagus di tampilan, tapi juga nyaman dipakai harian,” ungkap pemilik workshop BJM Modified di Jl. Jendral Sudirman, No. 128, Semarang, Jateng
Konsep yang diusung untuk skubek pabrikan berlogo ‘S’ ini, low rider. Tapi sekali lagi, low rider harian. Makanya, agar sesuai dengan konsep, engine mounting dimundurkan dari standar. Wheel base, bertambah panjang 25 cm.


“Engine mounting dibuat ulang pakai pipa kotak 3x4 cm. Tapi, agar rigid dan kuat, pipa itu dilapisi besi pelat ketebalan 4 mm,” timpal pria 28 tahun ini.

Agar tampilan makin manis, engine mounting tdai ditutupi fiberglass. Sehingga, proses mundurnya engine tidak terlalu mencolok. Bukan hanya mesin dan roda yang mundur, tapi model sok juga ikuta kena sentuh.
Kini, skubek itu mengadopsi model monosok sejatinya. Iya, monosok yang ada di tengah rangka dan engine. Bukan lagi di sisi kiri belakang. Untuk sok sendiri, mengambil merek YSS untuk Yamaha Jupiter MX135.

Dudukan sok bawah, diletakkan di engine mounting. Sedang pegangan sok atas, menganut model jepit yang diposisikan pada tengah sasis. Dudukan dibuat dari pelat 6 mm.


Kelar dudukan dan mundurkan wheel base, muncul problem baru. Yaitu, karburator yang mentok rangka. Eit, tapi hal ini cepat diatasi Handoko. “Saya ubah arah karburator lewat penggantian intake pakai Honda Supra dan diputar sedikit. Jadi, arah karbu sekarang ke sisi kanan,” aku pria yang punya website www.bjmmodified.com.

Langkah terakhir, tentu roda. Low rider, serasa enggak lengkap kalau tak aplikasi roda gambot. Maka itu, Handoko mengadopsi pelek mobil Honda Genio untuk bagian depan. Pelek kaleng Genio yang diameter 14 inci dan lebar 4 inci dicustom lagi.

Sedang pelek belakang, pakai pelek Suzuki Jimny Jangkrik. “Diameter sama, tapi punya lebar 8 inci. Saya custom lagi jadi 7 inci. Sehingga kalau pakai ban 160/60-14, bisa lebih membulat,” tegas pria yang sudah 5 tahun main modifikasi ini. Sip!

DATA MODIFIKASI

Ban depan   : Swallow 120/60-14
Ban belakang : Swallow 160/60-14
Knalpot       : Password
Gas spontan : Kitaco
Raiser setang : Kitaco
Sok depan   : Variasi Thailand
BJM Modified : 0812-2888-122

21.23 | 0 komentar

Language

Parent Link

Sponsored

The Incredibly Easy Website Builder! CO.CC:Free Domain Free Website Hosting pensiltua

Blog Archives

Blog Pop_up

Yuk.Ngeblog.web.id
PIJAR-MENTARIKOE

Tukeran Link Yuk...!
Silahkan copy kode di atas...!
Saya akan segera link balik...!

Visitor Onlines


Pusat Download Gratis

Masukkan Code ini K1-E17866-3
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com